Wednesday, October 26, 2011

seorang bijaksana menasihati anaknya ketika melepas kepergiannya...

Kutitipkan engkau kepada Ar-Rahman dalam kepergian mu
sambil mengjharap reahmat-Nya di waktu pulang
jangan pergi terlalu lama
demi ALLAH aku rindu akan kedatanganmu
perhatikan nasihat ku ini baik-baik dan
jangan hilangkannya dari fikiran mu
carilah redhaan orang lain pada diri mu
bicaralah di mana diam di anggap buruk
dan diamlah bila diam itu anggap lebih baik
carilah rezekimu di pintunya
menujulah ke situ setiap pagi selama kau hidup
berilah masing-masing haknya
tekalah emosimu di waktu engkau marah
dimana engaku berhenti
carilah teman yang boleh menolongmu
musibah-musibah itu memiliki serangan
dan hanya hadapi dengan persiapanmu
jangan katakan : aku lebih selamat bila sendirian
terkadang engkau mengalami kehinaan dikala sendirian
pertimbangkanlah orang-orang dengan kata-kata mereka
dan temanilah saudara yang ingin menemaniku
banyak teman pura-pura menasihati
sedangankan fikirannya mencari kesalahanmu
janganlah engkau mendekatinya kerana
ia takut menjerumuskanmu dalam bencana
sedapat mungkin jangan lakukan kesalahan
kerana ia akan membahayakan jiwamu.

Sunday, October 23, 2011

FATHER IS NOT AT HOME...

Ika was a playful and curios child of six. her parents took great pride in her question and wit .As she was the youngest in the family, she was given the small responsibilities from time to time. One such task went like this.
   Ika father had a hard day at the office. He was watching television and did not went to be disturbed. Soon there doorbell was ringing. Who was sent but Ika to "investigate" the ring? She came back to say that the "troublesome" grass cutter was at the gate.
    "Well. tell him I not in". instructed the farther to the child.
       Ika went out and said, "sir, my father told me to tell you that he is not in."
        It embarrassed the father to no end.

children know no malice. It is adulthood that brings out this phenomenon.  

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...